Alat Khitan Tidak Steril: Risiko Kontaminasi Silang

Alat khitan atau alat medis yang digunakan untuk khitan haruslah steril, bahkan sekali pakai guna menghindari risiko kontaminasi silang virus atau bakteri dari satu pasien ke pasien lainnya.

Secara umum, kontaminasi silang atau infeksi silang dapat diartikan sebagai perpindahan organisme berbahaya antara manusia, alat-alat yang digunakan (medis) atau di dalam tubuh. Organisme tersebut meliputi virus, bakteri, jamur, dan parasit. Penularannya dapat melalui beberapa faktor, sebagai beikut:

  • Sentuhan antar manusia
  • Bersin dan batuk
  • Peralatan (alat edis, alat dapur, alat makan) yang tidak steril
  • Tempat tidur atau dapur yang kotor
  • Bersentuhan dengan benda yang  terkontaminasi

Menjaga kebersihan alat yang digunakan untuk khitan sangat penting, terutama selama pandemi virus Corona seperti saat ini.

Sterilisasi Alat Medis

Alat medis/kesehatan tidak hanya digunakan di rumah sakit saja. Beberapa alat medis juga ditemukan di klinik kesehatan atau klinik kecantikan yang menyediakan layanan kesehatan untuk masyarakat.

Alat medis di rumah sakit, klinik, atau salon kecantikan memiliki kemungkinan yang lebih besar terhadap adanya organisme yang telah disebutkan di atas. Untuk itu, perawatannya  haruslah benar-benar bersih dan steril untuk menghindari kemungkinan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.

Keputusan Menteri Kesehatan

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No 124/Menkes/SK/2004 mengenai kesehatan yang ada dalam lingkungan rumah sakit. Setiap peralatan rumah sakit haruslah steril. Sterilisasi adalah upaya menghilangkan semua mikroorganisme yang ada baik dalam peralatan ataupun lingkungan rumah sakit baik dengan cara kimiawi maupun fisik.

Ketika melakukan sterilisasi, baik itu ruangan atau alat yang digunakan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut ini:

  1. Desinfektan yang digunakan untuk sterilisasi haruslah merupakan bahan yang ramah lingkungan.
  2. Saat melakukan sterilisasi petugas harus menggunakan alat pelindung dan menguasai cara sterilisasi yang aman.
  3. Sterilisasi peralatan yang digunakan untuk perawatan fisik pasien dipanaskan pada suhu 121˚C selama 30 menit, atau sesuai dengan petunjuk dalam sterilisasi alat yang digunakan.
  4. Semua yang telah disterilkan harus aman dari mikroorganisme yang masih hidup.

Alat Khitan/ Medis Sekali Pakai

Apabila Anda melakukan khitan di klinik, rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang lain alat khitan yang digunakan merupakan peralatan medis. Sementara jika masih menggunakan metode khitan tradisional, alat yang digunakan bukanlah peralatan medis.

Lebih lanjut, ada beberapa alat medis untuk khitan yang digunakan sekali pakai. Jadi, satu pasien, satu alat (klem, gun stapler, dan circumcision kit). Penggunaan alat medis yang satu kali pakai ini, tentunya perlu dibuang dan cara pembuangannya pun khusus karena termasuk limbah medis/ limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

Limbah ini merupakan jenis sampah yang mengandung bahan infeksius (atau bahan yang berpotensi infeksius). Jenis limbah ini sangat berbahaya bagi lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia dan mahluk hidup lainnya.

Kemenkes telah menerbitkan Permenkes nomor 7 tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Sementera itu fungsi pembinaan dan pengawasan pihak transporter dan perusahaan pengolah limbah medis yang berizin berada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dalam Permenkes itu, di dalamnya mengatur tentang teknis pengelolaan limbah medis. Di samping itu rumah sakit dan Fasyankes dalam melakukan pengelolaan limbah medis mengacu pada PermenLHK nomor 56 tahun 2015 Tentang Tata cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah B3 dari Fasyankes.

baca juga: pembuangan limbah medis yang tepat

Tentang Rumah Sunat dr. Mahdian

Rumah Sunat dr. Mahdian merupakan klinik khusus khitan modern terbesar di Indonesia. Praktisi khitan merupakan dokter umum profesioanal, dokter spesialis bedah (khusus khitan gemuk) yang dibantu oleh perawat handal.

Sebagai kepedulian terhadap masyarakat, Rumah Sunat dr. Mahdian menggunakan metode khitan (klem dan gun stapler) sekali pakai, peralatan khitan pendukung (circumcision kit) sekali pakai, peralatan medis yang steril, dan ruang tindakan yang steril dan disertai lampu UV untuk mensterilisasi virus .

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Bekasi

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0020

Email Kami

Email Kami

marketingklinik@gmail.com

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Daftar Sekarang