Infeksi Saluran Kemih Akibat Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil

Infeksi saluran kemih (ISK) bisa terjadi karena beberapa hal, salah satunya adalah akibat dari kebiasaan sering menahan buang air kecil (BAK). Buang air kecil merupakan proses membuang sisa limbah yang tidak lagi  tubuh perlukan melalui urin. Frekuensi BAK dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, namun biasanya seseorang dapat buang air kecil sebanyak 6–7 kali dalam sehari.

Meski begitu, tidak sedikit orang yang menunda untuk BAK. Bahkan, beberapa orang sudah menjadikannya sebagai kebiasaan dan ini sangat berbahaya.

Semua darah yang masuk ke dalam tubuh akan ginjal saring. Kemudian, produk sisa metabolisme (limbah) dari darah akan keluar melalui urine. Jika menahan BAK, tubuh berisiko mengalami ketidakseimbangan metabolisme dan elektrolit. Kondisi ini tentu dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit ginjal jangka panjang.

Selain penyakit ginjal, ada beberapa kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai jika memiliki kebiasaan sering menahan BAK. Salah satunya adalah terkena ISK

Baca Juga: Orangtua Harus Waspadai Infeksi Pada Bayi

Infeksi Saluran Kemih Akibat Menahan Buang Air Kecil

Salah satu penyakit yang sering terjadi akibat menahan kencing terlalu sering adalah ISK. Penyebab kondisi ini adalah penumpukan bakteri di sekitar pembukaan uretra. Sehingga bakteri masuk ke dalam uretra ketika tidak buang air kecil.

Buang air kecil adalah salah satu cara mengeluarkan bakteri dari tubuh. Jika menahannya, bakteri dapat berkembang biak dan menyebabkan ISK.

Walaupun demikian, kebiasaan buruk ini tidak serta merta langsung menyebabkan infeksi saluran kemih. Risiko ISK akan lebih tinggi jika tidak minum air sesuai kebutuhan.

Hal ini bisa terjadi karena kandung kemih tidak akan cukup penuh untuk mengirim sinyal agar bisa buang air kecil. Akibatnya, bakteri yang mungkin telah ada di saluran kemih kemudian berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Gejala dan Komplikasi ISK

Infeksi saluran kemih dapat ditandai dengan sakit saat buang air kecil, urine yang keluar sedikit, dan warna urine keruh atau merah karena adanya darah.

Bila tidak mengobatinya, infeksi yang telah mencapai ginjal dapat menyebabkan kerusakan ginjal permanen. Bahkan, tidak menutup kemungkinan infeksi akan menyebar dan menyebabkan respons peradangan pada seluruh tubuh.

Baca Juga: SUNAT ANAK, CEGAH ISK SEDINI MUNGKIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Jl Taman Margasatwa Raya No 14 Rt 6/Rw 1, Ragunan, Jati Padang, Ps. Minggu, DKI Jakarta 12550.

0811-1661-005

rumahsunatanmarketing@gmail.com

Daftar Sekarang