khitan artinya

Kenali Gejala Anak Autisme dan Risiko Penyebabnya

Apa itu anak autisme? Autisme adalah gangguan perilaku dan interaksi sosial akibat kelainan perkembangan saraf otak. Kondisi ini menyebabkan penderitanya sulit berkomunikasi, berhubungan sosial, dan belajar.

Kondisi ini  disebut juga sebagai gangguan spektrum autisme atau autism spectrum disorder (ASD). Istilah spektrum sendiri mengacu pada gejala dan tingkat keparahan penyakit ini yang berbeda-beda pada tiap penderitanya.  Berdasarkan data dari  WHO, autisme terjadi pada 1 dari 160 anak di seluruh dunia. Sedangkan di Indonesia, hingga saat ini belum ada data yang pasti mengenai jumlah penderita autisme.

Apa Saja Gejala Anak Autisme?

Gejala anak autisme sering kali muncul pada usia dua tahun. Pada sebagian kasus, gejala yang tampak pada usia kurang dari satu tahun, atau baru timbul ketika dewasa. Penderita kondisi ini umumnya mengalami hambatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan gejala dan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Gejalanya terbagi menjadi dua kategori yaitu:

  • Pertama: Kategori ini merujuk pada penyandang autism dengan gangguan dalam melakukan interaksi sosial dan berkomunikasi. Gejala ini dapat meliputi masalah kepekaan terhadap lingkungan sosial dan gangguan penggunaan bahasa verbal maupun nonverbal.
  • Kedua: Penyandang autism dengan gangguan yang meliputi pola pikir, minat, dan perilaku berulang yang kaku. Contoh gerakan berulang, misalnya mengetuk-ngetuk atau meremas tangan, serta merasa kesal saat rutinitas tersebut terganggu.

Umumnya, penyandang kondisi ini cenderung memiliki masalah dalam belajar dan kondisi kejiwaan lainnya. Misalnya  gangguan hiperaktif atau ADHD, gangguan kecemasan, dan depresi.

Apa Saja Penyebabnya?

Penyebabnya belum diketahui secara pasti. Kendati demikian ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang autism, antara lain:

  • Memiliki kelainan genetik atau kromosom tertentu, seperti sindrom fragile X dan tuberous sclerosis
  • Memiliki keluarga dengan riwayat autisme
  • Terlahir secara prematur
  • Lahir dari kedua orang tua yang berusia lebih dari 40 tahun
  • Terlahir dari ibu yang mengonsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan tertentu, terutama obat epilepsi, selama masa kehamilan

Bagaimana Cara Mendiagnosisnya?

Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter akan melakukan tanya jawab kepada pasien dan keluarganya seputar keluhan, dan riwayat kesehatan keluarga pasien. Dokter dapat memastikan diagnosis autisme pada pasien yang memiliki kriteria di bawah ini:

  • Komunikasi dan interaksi sosial yang kurang, termasuk respons sosial dan emosional, bahasa tubuh dalam berinteraksi, serta kemampuan dalam membangun dan mempertahankan hubungan
  • Pola perilaku, aktivitas, atau ketertarikan yang terbatas, seperti perilaku atau ucapan yang memperlihatkan rutinitas yang sama, reaksi yang berlebihan, atau sebaliknya
  • Gejala muncul pada periode perkembangan awal dan makin terlihat seiring berjalannya waktu
  • Adanya gejala yang sampai mengganggu pekerjaan, aktivitas sosial, dan lingkup kehidupan lainnya
  • Gejala yang anak alami tidak disebabkan oleh gangguan perkembangan lainnya

Bagaimana Pengobatan dan Pencegahan Anak Autisme

Anak autisme tidak bisa sembuh. Kendati demukian, ada sejumlah terapi agar penderita autisme dapat menyesuaikan diri dalam kehidupan sehari-hari. Terapi juga harus dilakukan sedini mungkin.

Contoh terapi tersebut adalah terapi perilaku dan komunikasi, terapi okupasi, terapi edukasi khusus, dan terapi keluarga. Pemberian obat-obatan hanya diberikan untuk meredakan gejala hiperaktif, gangguan perilaku yang parah, dan gangguan panik pada penderita autisme.

Risiko kejadian autism, terutama pada ibu hamil, dapat ibu hindari dengan melakukan beberapa upaya berikut:

  • Menjalani kontrol kehamilan secara berkala
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
  • Melakukan vaksinasi rubella
  • Menghindari konsumsi minuman beralkohol selama kehamilan

Baca Juga: Kendala Pada Anak Berkebutuhan Khusus Saat Akan Disunat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Jl Taman Margasatwa Raya No 14 Rt 6/Rw 1, Ragunan, Jati Padang, Ps. Minggu, DKI Jakarta 12550.

0811-1661-005

rumahsunatanmarketing@gmail.com

Daftar Sekarang