Tes Swab Sebelum Anak Disunat, Penting Dilakukan!

Tes swab sebelum anak disunat sangatlah penting untuk dilakukan. Ayah Bunda tak perlu menunda sunat si Kecil, karena saat ini sudah banyak klinik sunat yang menerapkan protokol kesehatan yang tepat. Dokter serta tim medis yang membantu pun melakukan pemeriksaan tes swab untuk memastikan jika tidak terinfeksi virus Covid.

Momen sunat si Kecil merupakan salah satu tahap penting dalam tumbuh kembang anak. Akan tetapi, apakah melakukan prosedur sunat saat ini aman untuk dilakukan? Sebenarnya, selama orang tua dan anak tidak terinfeksi virus Covid dan telah melakukan pemeriksaan Covid, maka anak sudah bisa sunat.

Pemeriksaan Covid-19 perlu dilakukan guna mencegah penyebaran virus Corona. Ada beberapa tes Covid yang saat ini digunakan, antara lain tes swab PCR, swab antigen, rapid antibodi dan yang terbaru tes Molekuler Isotermal. Hingga kini, swab PCR adalah tes yang paling akurat untuk deteksi dini Covid.

Nah, di situasi seperti sekarang, pasti banyak kekhawatiran yang Ayah Bunda rasakan bila ingin menyunat si Kecil. Takut tertular virus, atau bahkan menularkan virus ke orang lain jika anak datang ke klinik sunat menjadi salah satu alasan untuk menunda sunat si Kecil.

Pentingnya tes swab Covid

tes swab sebelum sunat

Untuk mengurangi risiko tertular virus, lakukan tes pemeriksaan Covid sebelum membawa anak ke tempat sunat. Selain si Kecil, Ayah dan Bunda yang mengantar juga sebaiknya melakukan tes Covid.

Untuk hasil cepat, Ayah Bunda bisa memilih swab antigen dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi. Namun, jika ingin lebih memastikan apakah positif terinfeksi atau tidak, tes PCR lebih akurat meskipun harus menunggu kurang lebih 1 hari hingga 7 hari.

Jika hasilnya positif terinfeksi virus, sebaiknya segera menghubungi dokter atau puskesmas terdekat dan berkonsultasilah dengan dokter. Apabila tanpa gejala atau dengan gejala ringan, sebaiknya melakukan isolasi mandiri di rumah agar tidak menularkan virus tersebut ke orang lain.

Tes ini juga penting bagi orang yang terkonfirmasi positif dengan gejala berat bisa segera mendapatkan penanganan dan perawatan yang intensif agar tidak bertambah parah.

Bolehkah sunat jika positif?

Jika salah satu anggota keluarga ada yang terkonfirmasi positif Covid dan tanpa gejala atau bergejala ringan, lebih baik melakukan isolasi mandiri. Anak yang positif Covid bisa melakukan sunat asalkan ia sudah selesai masa isolasi dan tidak ada gejala yang kambuh.

Selesai menjalani masa isolasi, sebaiknya melakukan pemeriksaan lanjutan untuk benar-benar memastikan jika sudah tidak ada infeksi virus dalam tubuh.

Rumah sunat yang aman dan nyaman

 

Ayah Bunda bingung mencari tempat sunat yang nyaman untuk si Kecil? Rumah Sunat dr. Mahdian punya solusinya nih.

Rumah Sunat dr. Mahdian tak hanya membuka layanan di klinik, namun kini bisa sunat di rumah. Sebelum ke rumah, dokter dan tim medis yang membantu pun melakukan tes swab untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi si Kecil.

Kami juga menggunakan metode Mahdian Klem yang sudah direkomendasikan oleh WHO. Mahdian Klem ini adalah metode modern yang minim risiko nyeri, tanpa jahit, tanpa perban, dan tentunya anak bisa langsung beraktivitas.

Nah, mulai sekarang jangan tunda sunat untuk si Kecil ya Ayah Bunda. Sunat aman dan nyaman hanya di Rumah Sunat dr. Mahdian. Yuk, ajak si Kecil untuk tetap sehat dengan sunat di Rumah Sunat dr. Mahdian!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Bekasi

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0020

Email Kami

Email Kami

marketingklinik@gmail.com

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Daftar Sekarang