Sunat Anak Disabilitas Lebih Nyaman di Rumah

Penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan atau sensorik terjadi dalam jangka waktu lama. Sehingga dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif.

Dalam UU No. 8 tahun 2016, Negara Kesatuan Republik Indonesia menjamin kelangsungan hidup setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas. Mereka memiliki kedudukan hukum dan HAM yang sama layaknya orang normal lainnya. Mereka juga memiliki hak untuk hidup maju, berkembang, dan bermartabat.

Jadi, secara umum disabilitas adalah ketidakmampuan seseorang untuk melakukan suatu aktivitas tertentu. Ada beberapa jenis disabilitas, antara lain:

  • Fisik, seperti gangguan gerak yang menyebabkan penderitanya tidak bisa berjalan
  • Sensorik, seperti gangguan pendengaran atau penglihatan
  • Intelektual, seperti kehilangan ingatan
  • Mental, seperti fobia, depresi, skizofrenia, atau gangguan kecemasan

Sunat Anak Disabilitas di Rumah Lebih Nyaman

Meskipun seorang penyandang disabilitas memiliki keterbatasan dalam beraktivitas, namun bukan berarti mereka tidak bisa melakukan sunat seperti anak lainnya.

Dalam proses sunat anak dengan kondisi ini, peran orangtua dan dokter sunat sangatlah penting.  Orangtua dan dokter perlu saling membantu untuk memberikan pendekatan emosional kepada anak agar lebih tenang dan tidak panik saat tindakan sunat dilakukan.

Sunat anak untuk kondisi seperti ini sebenarnya prosedurnya  sama saja dengan sunat anak dengan kondisi normal. Hanya saja, orangtua dan dokter juga harus memberikan dukungan ekstra pada anak agar ia tidak merasa khawatir berlebihan dan merasa panik.

Sebagai contoh anak dengan keterbatasan fisik yang membuatnya tidak berjalan atau bergerak leluasa. Biasanya mereka membutuhkan bantuan orang lain untuk mengakomodasi mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Sehingga untuk berpergian membutuhkan persiapan yang lebih.

Nah, dengan adanya layanan sunat di rumah anak-anak dengan kondisi seperti ini bisa sunat dengan nyaman. Mereka tidak perlu banyak melakukan persiapan untuk pergi keluar rumah.

Metode Sunat

Sunat akan menggunakan metode Mahdian Klem yang aman dan nyaman bagi si Kecil. Metode ini lebih praktis dan sangat mudah dalam penggunaannya. Klem merupakan metode yang telah mendapat rekomendasi dari WHO dan Mahdian Klem telah memiliki izin dari Kemenkes RI.

Dengan Mahdian Klem, sunat bisa menjadi minim nyeri dan minim risiko. Selain prosesnya yang lebih singkat dari cara konvensional, masa pemulihannya pun juga cepat. Metode ini tidak menggunakan jarum suntik sebagai biusnya sehingga cocok untuk sunat anak. Setelah tindakan, si kecil juga bisa langsung beraktivitas. Namun, Ayah dan Bunda sebaiknya tetap memerhatikan aktivitasnya ya, jangan sampai berlebihan karena tetap bisa berbahaya bagi luka sunatnya.

Tindakan sunat oleh dokter yang  berpengalaman dan telah menangani lebih dari satu juta pasien. Dengan memiliki lebih dari 30 cabang klinik di seluruh Indonesia, Rumah Sunat dr. Mahdian selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan sunat terbaik bagi pasien.

Setelah tindakan, si Kecil sebaiknya kembali ke klinik sesuai jadwal yang sudah dokter tetapkan untuk melakukan kontrol pascasunat gratis. Kontrol sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi seperti infeksi dan pembengkakan pada luka sunat.

Baca juga: Sunat di Rumah, Jagoan Lebih Nyaman dengan Metode Mahdian Klem!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Jl Taman Margasatwa Raya No 14 Rt 6/Rw 1, Ragunan, Jati Padang, Ps. Minggu, DKI Jakarta 12550.

0811-1661-005

rumahsunatanmarketing@gmail.com

Daftar Sekarang