Tips Perawatan Setelah Sunat dengan Metode Klem

Apa saja tips perawatan setelah sunat agar luka sunat cepat mengering? Setelah sunat, Bunda tidak boleh mengabaikan kebersihan penis si Kecil, karena bisa menyebabkan infeksi pada alat kelaminnya. Di ulasan kali ini, kita akan membahas tips-tips perawatan setelah sunat dengan Klem bagi si Kecil. Simak selengkapnya ya.

Dengan teknologi yang semakin berkembang, kini metode konvensional perlahan terganti oleh metode modern yang lebih mudah dan nyaman. Salah satu metode yang saat ini banyak digunakan yaitu metode Klem. Sebenarnya beberapa negara sudah menggunakan metode ini di dunia, seperti metode gomco clamp, mogen clamp, dan smart clamp seperti yang kita kenal saat ini.

Metode Sunat Klem

Clamp atau Klem adalah metode modern untuk sunat yang menggunakan tabung khusus yang akan dipasang di kepala penis. Klem hanya berfungsi untuk sekali pakai, karena ukurannya sesuai dengan masing-masing penis anak. Metode ini lebih praktis dan aman, terutama untuk anak-anak.

Prosedur sunat dengan Klem yaitu yang pertama dokter akan mengukur penis si Kecil untuk menentukan diameter tabung Klem. Kemudian dokter akan melakukan anestesi lokal di sekitar penis namun tanpa jarum suntik.

Selanjutnya, dokter memasang tabung pada kulup dan dijepit. Pemotongan kulup dilakukan dan setelah itu pengunci Klem dipasang.

Proses pengerjaannya tergolong cepat hanya membutuhkan waktu sekitar 7-10 menit. Setelah kurang lebih lima hari, pengunci Klem akan dilepas dan tabung tetap menempel pada penis si Kecil dan akan terlepas dengan sendirinya.

Baca juga: Layanan Sunat di Rumah Dengan Metode Mahdian Klem

Kelebihan

Sunat dengan metode Klem memiliki banyak kelebihan dari sunat biasa, di antaranya:

  • Prosesnya yang lebih mudah dan cepat, yaitu hanya membutuhkan waktu sekitar 7-10 menit saja.
  • Minim risiko pendarahan
  • Minim rasa nyeri
  • Tanpa bius dan jahit
  • Tanpa perban
  • Anak bisa langsung beraktivitas setelah sunat

Tips Perawatan Setelah Sunat

Perawatan setelah sunat

Bunda tetap harus menjaga penis si Kecil dengan melakukan perawatan yang tepat setelah sunat. Nah, di bawah ini tips perawatan setelah sunat yang perlu Bunda ketahui.

  • Mengonsumsi obat sesuai dosis dari dokter

Luka pasca sunat bisa menimbulkan nyeri pada penis. Jika si Kecil mulai merasakan sakit pada penisya, Bunda bisa memberikan obat anti nyeri dari dokter sesuai dosisnya.

  • Berikan cairan rivanol setelah si Kecil buang air kecil

Bersihkan penis si Kecil setiap habis buang air kecil. Jangan lupa juga untuk selalu membersihkan bagian dalam tabung Klem agar untuk menghindari terjadinya kontaminasi bakteri.

  • Beristirahat yang cukup

Si Kecil harus beristirahat yang cukup agar staminanya tetap terjaga. Jangan melakukan banyak aktivitas setelah sunat karena bisa menyebabkan luka bekas sunat meradang sehingga terjadi pembengkakan pada penis.

  • Tetap jaga kebersihan dengan mandi teratur

Bunda harus tetap menjaga kebersihan si Kecil dengan mandi teratur dengan air hangat. Bunda bisa juga menuangkan cairan antiseptik ke dalam air untuk menjaganya dari bakteri.

Jika terjadi peradangan hingga bengkak pada luka bekas sunat, sebaiknya Bunda segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. Jika tidak, luka sunat bisa menjadi infeksi yang berisiko pada kesehatan si Kecil.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Bekasi

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0020

Email Kami

Email Kami

marketingklinik@gmail.com

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Daftar Sekarang